Ketika output diambil dari terminal emitter seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5.36, rangkaian tersebut disebut sebagai emitter-follower. Tegangan output selalu sedikit lebih rendah dari sinyal masukan karena adanya penurunan dari terminal basis ke emitter VBE, tetapi biasanya pendekatan Av ≅ 1 dapat digunakan. Tidak seperti tegangan kolektor, tegangan emitter memiliki fase yang sama dengan sinyal Vi. Artinya, baik Vo maupun Vi mencapai nilai puncak positif dan negatif pada saat yang sama. Istilah emitter-follower menunjukkan bahwa Vo "mengikuti" magnitudo Vi dengan fase yang sama.
Konfigurasi emitter-follower yang paling umum terdapat pada Gambar 5.36. Karena kolektor terhubung dengan ground pada analisis AC maka konfigurasi ini merupakan common-collector. Variasi lain dari Gambar 5.36 yang mengambil output dari emitter dengan Vo ≅ Vi akan dibahas selanjutnya dalam bagian ini.

Konfigurasi emitter-follower sering digunakan untuk menyamakan impedansi (impedance-matching). Konfigurasi ini menghasilkan impedansi tinggi pada input dan impedansi rendah pada output, yang merupakan kebalikan dari konfigurasi fixed-bias standar. Efek yang dihasilkan sangat mirip dengan yang diperoleh pada transformator, di mana impedansi beban (misalnya, speaker atau perangkat penerima) disesuaikan atau dicocokkan dengan impedansi sumber (misalnya, amplifier atau sumber sinyal) agar transfer daya maksimum terjadi di seluruh sistem. Substitusi rangkaian ekivalen re ke dalam rangkaian Gambar 5.36 menghasilkan rangkaian pada Gambar 5.37. Efek ro akan dianalisis lebih lanjut dalam bagian ini.

Zi, Impedansi input ditentukan dengan cara yang sama seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya:



Karena RE umumnya jauh lebih besar dari re, maka pendekatan berikut sering digunakan:

Av, Gambar 5.38 dapat digunakan untuk menentukan gain tegangan dengan penerapan aturan pembagi tegangan:

Phase Relationship, Seperti yang tertulis dalam Persamaan (5.38) dan diskusi sebelumnya pada bagian ini, Vo dan Vi memiliki fase yang sama pada konfigurasi emitter-follower.



Rangkaian pada Gambar 5.40 adalah variasi dari rangkaian Gambar 5.36, yang menggunakan bagian input voltage divider untuk mengatur kondisi bias. Persamaan (5.31) hingga (5.34) dapat diubah hanya dengan mengganti RB dengan R' = R1 ‖ R2.

Rangkaian pada Gambar 5.41 juga menyajikan karakteristik input/output pada emitterfollower, tetapi dengan resistor kolektor RC. Pada konfigurasi ini, RB digantikan oleh kombinasi paralel R1 dan R2. Impedansi input Zi dan impedansi output Zo tidak terpengaruh oleh RC karena RC tidak masuk dalam analisis rangkaian ekivalen basis atau emitor. Satu-satunya pengaruh RC adalah untuk menentukan titik Q.

Video:
.
EXAMPLE 5.7
For the emitter-follower network of Fig. 5.39 , determine:





Secara umum, meskipun kondisi ro ≥ 10RE tidak terpenuhi, hasil Zo dan Av tetap sama dengan Zi hanya sedikit lebih kecil. Hasil ini menunjukkan bahwa untuk sebagian besar aplikasi, metode pendekatan dapat digunakan untuk mendapatkan hasil yang aktual/sebenarnya dengan cara mengabaikan pengaruh ro pada konfigurasi ini.
Video: