7. Sensor Obstacle Infrared
7. Sensor Obstacle Infrared

Apa itu sensor obstacle FC-51 ?

FC-51 adalah sebuah sensor obstacle inframerah yang umum digunakan dalam proyek robotika dan sistem otomasi lainnya. Sensor ini bekerja dengan mengeluarkan cahaya inframerah dan mendeteksi pantulan cahaya untuk menentukan keberadaan objek. Sensor dapat mendeteksi objek dalam jarak tertentu, biasanya antara 2 cm hingga 30 cm, dan mengeluarkan sinyal yang mengindikasikan adanya halangan. Sensor FC-51 adalah solusi murah dan mudah digunakan untuk mendeteksi halangan dalam sistem robotika, dan banyak digunakan dalam berbagai aplikasi seperti robot pengikut garis, robot menghindari halangan, dan lain-lain.

FC-51 IR Sensor memancarkan dan menerima radiasi inframerah. Radiasi IR adalah bagian dari spektrum elektromagnetik, dengan panjang gelombang lebih tinggi dari cahaya tampak, dan umumnya tidak terlihat oleh mata manusia.

Output dari modul Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51 ini berupa nilai digital HIGH atau LOW. Output dari modul ini akan bernilai HIGH ketika tidak ada halangan di depan sensor. Output dari modul ini akan bernilai LOW ketika terdapat halangan di depan sensor. 

Bagian – bagian sensor obstacle FC-51

  • IR Emitter LED : Memancarkan cahaya inframerah
  • Receiver IR: Sebuah fotodioda dengan resistansi tergantung pada jumlah cahaya IR yang jatuh di atasnya
  • Distance Adjust: Mengatur jarak deteksi
  • Pin Vcc: Memberikan tegangan input 3-5 V
  • Pin Gnd: Tegangan 0V
  • Pin Out: Mengirimkan sinyal keluaran dari sensor ke Arduino
  • Obstacle LED: Menyala ketika cahaya IR jatuh pada Penerima IR
  • Power LED: Menyala saat sensor terhubung ke sumber tegangan

Modul sensor ini dilengkapi dengan variable resistor yang dapat digunakan untuk mengatur jarak deteksi sensor. Pada dasarnya, variable resistor ini digunakan untuk mengubah tegangan referensi dari IC komparator.

Respon Sensor Obstacle FC-51

Sesuai dengan sifat cahaya à cahaya yang jatuh pada permukaan mengkilap dan halus memantul ke arah tertentu yaitu refleksi — cahaya yang dihasilkan oleh Pemancar IR akan dipantulkan dari permukaan dan jatuh pada Penerima IR. Selanjutnya, resistansi penerima turun, dan sinyal LOW atau ’0’ dikirim oleh pin OUT ke mikrokontroler.

Demikian pula, ketika cahaya yang dikirim tidak dipantulkan karena tidak ada permukaan di depan atau permukaan di depan menyerap cahaya, resistansi penerima naik dan sinyal HIGH atau ‘1’ dikirim oleh pin OUT ke mikrokontroler.

Spesifikasi Sensor Obstacle FC-51

  • Output modul sensor obstacle ini dapat langsung dihubungkan dengan input digital mikrokontroler dan juga bisa langsung dihubungkan dengan input modul relay.
  • Modul ini dapat  mendeteksi jarak 2 ~ 30cm, sudut deteksi 35 ° dan jarak deteksi halangan/obstacle dapat diatur
  • Tegangan catu daya = 3-5V DC
  • Saat daya dihidupkan, lampu indikator power akan menyala
  • Menggunakan komparator LM393

Percobaan 14: Obstacle Infrared

  1. Hubungkan Out Obstacle Infrared dengan pin D2 ATMEGA 2560
  2. Hubungkan L7 Active Lowdengan pin D13 ATMEGA 2560
  3. Hubungkan board ATMEGA 2560 dengan Komputer menggunakan kabel USB.
  4. Bukalah IDE Arduino, kemudian ketikkan kode program/sketch atau buka file OBSTACLE
  5. Compile menggunakan verify button (tanda ceklist pada IDE arduino) untuk mengecek ada atau tidaknya error/kesalahan dalam pengetikan.
  6. Upload program ke arduino dengan cara, pilih File > Upload to I/O board, atau tekan tombol tanda panah pada jendela IDE arduino.

Coding:

int Led_pin = 13 ;              
int Sensor_pin = 2 ;  
int Value ;            

void setup ( )
{
  pinMode ( Led_pin, OUTPUT ) ; 
  pinMode ( Sensor_pin, INPUT ) ;
}

void loop ( )
{
  Value = digitalRead ( Sensor_pin ) ; 

  if (Value == HIGH )                                   
  {
    digitalWrite ( Led_pin, HIGH ) ;
  }
  else
  {
    digitalWrite ( Led_pin, LOW ) ;           
  }
}

Video Demo:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *