Elektronika Dasar
Elektronika Dasar
5.18 Non Inverting ZCD dengan Hysterisis
By admin | | 0 Comments |
Gambar 5.66 Rangkaian Non Inverting ZCD dengan Hysterisis Gambar 5.67…
5.17 Inverting ZCD dengan Hysterisis
By admin | | 0 Comments |
Zero Crossing Detector / Comparator Dengan Histeresis merupakan suatu usaha…
Pembanding/Comparator
By admin | | 0 Comments |
Comparator membandingkan sinyal pada satu input dengan input lainnya. Rangkaian…
5.16 Op-Amp Sebagai Integrator
By admin | | 0 Comments |
Op-Amp sebagai penguat dapat difungsikan untuk melakukan operasi matematik seperti…
5.15 Op-Amp Sebagai Differensiator
By admin | | 0 Comments |
Differensiator merupakan konfigurasi Op-Amp yang berfungsi untuk menguatkan hasil differensiasi…
5.14 Op-Amp Sebagai Penguat Instrumentasi (Teori)
By admin | | 0 Comments |
Penguat instrumentasi merupakan penguat yang dibangun dari dua buah penguat…
5.13 Op-Amp Sebagai Penguat Differensial
By admin | | 0 Comments |
Op-Amp memiliki banyak sekali fungsi, salah satunya sebagai penguat Differensial.…
5.12 Op-Amp Sebagai Voltage Follower (Pengikut Tegangan)
By admin | | 0 Comments |
Voltage Follower bisa juga disebut Unity Gain Amplifier atau Buffer…
5.11 Op-Amp Sebagai Penguat Adder (Non-Inverting)
By admin | | 0 Comments |
Non-Inverting Adder Amplifier dengan 2 input adalah jenis rangkaian op-amp…
5.10 Op-Amp Sebagai Penguat Adder (Inverting)
By admin | | 0 Comments |
Op-Amp sebagai penguat dapat difungsikan untuk melakukan operasi matematik seperti…